PGPAUD UAD Selenggarakan “Sahitya 5: Jejak Budaya Anak Nusantara, Raga Tradisi Panggung Harmoni Jiwa Kreasi” di Taman Budaya Yogyakarta
Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan “Sahitya 5: Jejak Budaya Anak Nusantara, Raga Tradisi Panggung Harmoni Jiwa Kreasi” pada Minggu, 18 Januari 2025, bertempat di Taman Budaya Yogyakarta, mulai pukul 09.00 hingga selesai.
Kegiatan ini merupakan kegiatan kolaboratif yang melibatkan mahasiswa lintas semester dan lintas program studi, serta anak-anak dari TK dan SD mitra. Sahitya 5 menjadi wadah pembelajaran dan pertunjukan seni yang mengangkat nilai budaya Nusantara melalui seni pertunjukan, seni peran, seni musik, dan seni tari anak.
Sahitya 5 diselenggarakan oleh mahasiswa Semester 7 PGPAUD (mata kuliah Seni Pertunjukan dan Seni Peran) yang berkolaborasi dengan mahasiswa Semester 5 PGPAUD bersama anak-anak TK mitra PGPAUD. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Semester 3 Seni Musik, mahasiswa Semester 1 Seni Tari Anak Usia Dini, serta mahasiswa PGSD bersama anak-anak SD dalam pertunjukan seni tari kreasi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran praktik mahasiswa dalam mengimplementasikan pembelajaran seni anak usia dini secara langsung, serta membangun pengalaman belajar kolaboratif antara mahasiswa, dosen, dan anak-anak.
Kegiatan Sahitya 5 dibimbing oleh para dosen pengampu:
- Bapak Dinar Setyawan, S.Pd. (Dosen Pengampu Seni Pertunjukan dan Seni Peran)
- Ibu Dr. Heni Siswantari, S.Pd., M.A. (Dosen Pengampu Seni Tari PGPAUD dan PGSD)
- Bapak Aji Syafa, S.Pd. (Dosen Pengampu Seni Musik)
Turut hadir dalam kegiatan ini dosen-dosen PGPAUD UAD, orang tua peserta didik, serta guru-guru dari TK mitra PGPAUD, yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
Melalui kegiatan Sahitya 5, PGPAUD UAD berupaya memperkuat pembelajaran seni anak usia dini yang berbasis budaya lokal, kolaboratif, dan kontekstual. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan kreativitas anak, pembentukan karakter, serta pelestarian budaya sejak usia dini.


