Tag Archives: pgpaud

Talkshow Pendidikan

Assalamualaikum wr.wb.
✨✨ *Pusat Studi ChiFEC & Program Studi PG PAUD FKIP Universitas Ahmad Dahlan* ✨✨
_dengan bangga mempersembahkan_
✨✨✨✨✨✨✨
Talkshow Pendidikan bertema:
*”Sekolahku Asyik, Sekolahku Menarik”*
Menghadirkan para pakar dari akademisi dan praktisi.
Narasumber:
Dr. Nurul Hidayah, S.Psi.,M. Psi.
(Dosen Pascasarjana Psikologi Universitas Ahmad Dahlan dan Peneliti _School Wellbeing_)
Narasumber 2:
Yudi Wardana (Kepala SDM Noyokerten Yogyakarta sekaligus Penggerak Gerakan Sekolah Menyenangkan/GSM)
?: *Sabtu, 31 Augustus 2019*
⏰ : Pukul 07.30 – 11.30 WIB
?Lokasi:
Ruang Pertemuan Islamic Center Masjid Universitas Ahmad Dahlan
?Fasilitas:
1. Ilmu bermanfaat
2. Sertifikat
3. Goody Bag
4. Snack
5. Makan Siang
*FREE* untuk 1 perwakilan sekolah Mitra Universitas Ahmad Dahlan
Non Mitra:
Rp 30.000/orang (pengganti snack, makan siang, & cetak sertifikat)
? Pendaftaran klik link berikut (mohon menyertakan nama lengkap dan gelar) :
?Narahubung:
1. Prima Suci Rohmadheny, M.Pd (WA: 085649460002)
2. Intan Puspitasari, S.Psi.,MA. (WA: 085785159213)
Wassalamualaikum wr.wb.

Pelatihan Mendeley

Pelatihan Mendeley merupakan kegiatan pengenalan dan pelatihan penggunaan program mendeley. Program mendeley ini mempermudah dalam membuat daftar pustaka untuk sebuah karya tulis ilmiah. Kegiatan tersebut merupakan kerja sama antara Program Studi PGPAUD dan perpustakaan Universitas Ahmad Dahlan, yang dilaksanakan pada 15-16 April 2019 di perpustakaan kampus 4 UAD.

Peserta pada pelatihan ini terdiri dari mahasiswa semester 8 yang sedang menempuh tugas akhir. Selain itu terdapat juga beberapa dosen yang ikut hadir pada kegiatan tersebut. 

Pelepasan Kelulusan dan Temu Alumni

Alhamdulillah pada tanggal 18 Maret 2019 Prodi PGPAUD melaksanakan kegiatan pelepasan kelulusan dan temu alumni. Kegiatan di laksanakan di Kampus 2 Unit B Sargede. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kaprodi PGPAUD, Dosen, dan karyawan PGPAUD. Kegiatan tersebut di buka oleh Kaprodi PGPAUD Dra. Alif Muari’fah, S.Psi., M.Si.,Ph.D.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk melepas mahasiswa PGPAUD yang akan diwisuda pada periode bulan Maret 2019. Kemudian juga untuk menjalin silaturahmi antar alumni prodi PGPAUD.

Lomba Tari Kreasi di UMPO

Dalam rangka lomba tari kreasi baru Tingkat Nasional bertemakan  tentang hewan yang di selenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Ponorogo ( UMPO ) pada taggal 15 Februari 2019.     PGPAUD UAD mengirimkan satu unit team tari terdiri dari mahasiswa sem VI, terdiri Martiningsih, Suryani, Kartini, Susetya Diah Lestari. Dalam kesempatan iniPGPAUD UAD berhasil meraih juara Harapan III. Lomba diikuti dari beberapa derah antara lain;Jawa Bara t, Solo, Suranbaya,Malang, Mataram, dan tuan rumah sendiri UMPO.

PRESS RELEASE KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT

KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui Pelatihan Penggunaan NST (Nijmeegse Schoolbekwan Test) Untuk Deteksi Dini Kesiapan Anak Masuk Sekolah Dasar

  Kesiapan anak usia dini memasuki jenjang pendidikan SD selama ini belum tertangani dengan serius. Salah satu bentuk kemampuan profesional. Penyebab ketidaksiapan anak PAUD pada lingkungan baru di SD dasar dikarenakan perubahan pola belajar yang sangat jauh berbeda, seperti jumlah jam, jenis, dan kegiatan pembelajaran yang dilakukan. Selama ini deteksi dini yang bertujuan untuk mengetahui kesiapan sekolah anak masih dilakukan  oleh profesi dengan latar belakang medis atau ilmu murni seperti dokter, psikolog, atau bidan. Pemahaman ini seringkali menghambat proses Pendidikan karena guru kurang dilibatkan dalam proses asesmen perkembangan.

Sebagai bentuk respon atas kebutuhan ini maka LPPM UAD melalui prodi PGPAUD pada bulan Desember 2018 telah menyelenggarakan pelatihan peningkatan profesionalisme guru PAUD khususnya dalam penggunaan NST  (Nijmeegse Schoolbekwan Test) yang berguna untuk deteksi kesiapan sekolah anak,

NST adalah alat ukur untuk mengetahui kematangan aspek-aspek yang menunjang kesiapan anak masuk sekolah meliputi kesiapan fisik dan psikis. NST disusun oleh Prof. F.J Monks, Drs.H.Rost, dan Drs. H.I. Coffie yang secara spesifik mengukur aspek-aspek yang menunjang kesiapan anak masuk Sekolajh Dasar. Pada awalnya NST digunakan untuk mengungkap kemampuan sekolah anak. Kemudian fungsi NST berkembang menjadi alat ukur tingkat kematangan dan kesiapan anak masuk SD, memberikan prognosis terhadap prestasi belajar anak, dan memetakan kemampuan apa yang sudah/belum berkembang sehingga dapat dilakukan upaya pembinaan lebih lanjut.

Struktur tes NST terdiri dari Form A untuk mengukur kematangan sekolah, dan form B untuk evaluasi. Adapun sub-test dalam alat ukur ini meliputi: (1) pengamatan dan kemampuan membedakan, (2) motorik halus, (3) pengertian tentang jumlah, ukuran dan perbandingan, (4) ketajaman pengamatan, (5) pengamatan kritis, (6) konsentrasi, (7) daya ingat, (8) pengertian tentang objek dan penilaian tentang situasi, (9) memahami cerita, (10) mengambar orang.

Pelatihan NST ini dilaksanakan oleh 2 dosen PGPAUD UAD yaitu, Ega Asnatasia Maharani M.Psi.,Psikolog dan Avanti Vera Risti serta dibantu oleh beberapa mahasiswa PGPAUD sebagai co-fasilitator.   Pelatihan ini terselenggara melalui kerjasama dengan PCA Umbulharjo yang melibatkan  25 guru PAUD baik dari TK A maupun TK B. Peserta  mengikuti pelatihan ini dengan konsisten dan antusias selama 16 jam pertemuan. Para guru PAUD ini tidak hanya dibekali oleh  pengetahuan tetapi juga melakukan praktik secara langsung terkait materi-materi kesiapan sekolah dan aplikasi tes NST yang diberikan. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi ceramah, diskusi, praktek, dan Self and Group Reflection. Materi pelatihan  terdiri dari tiga materi besar yaitu konsep kesiapan sekolah, konsep dasar NST, dan praktek penggunaan NST.

Peserta pengabdian secara umum dapat memahami materi yang disampaikan oleh Pengabdi. Semangat peserta sudah terlihat sejak hari pertama pelatihan, terlihat dari antusiasme mereka untuk belajar, bertanya, dan menyelesaikan tugas di setiap pertemuan.  Sebagai hasil dari pelatihan ini, peserta mampu mengadministrasikan NST pada anak didik yang akan memasuki jenjang SD namun belum cukup usia. Dengan kemampuan ini diharapkan proses screening dan transisi anak memasuki usia sekolah dapat dipersiapkan dengan lebih baik. Meskipun tujuan pelatihan secara umum telah tercapai, namun peserta masih mengharapkan adanya keberlanjutan dari program pelatihan ini sehingga penguasaan mereka terhadap instrument deteksi khususnya untuk kepentingan pembelajaran dapat terus ditingkatkan.