UAD Dampingi Guru PAUD Aisyiyah DIY Praktik Reflektif Kritis Kelola Growth Mindset untuk menerapkan Nilai Kedamaian Ajaran KH. Ahmad Dahlan
Yogyakarta — Mutu pendidikan anak usia dini tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan sarana pembelajaran, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh pola pikir dan kematangan guru dalam menjalankan perannya sebagai pendidik. Guru yang memiliki growth mindset atau pola pikir bertumbuh dinilai lebih mampu beradaptasi, terbuka terhadap perubahan, serta tangguh dalam menghadapi berbagai dinamika pendidikan anak usia dini.
Sebagai upaya mendukung penguatan kapasitas tersebut, tim dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan program pengabdian kepada masyarakat bagi guru PAUD Aisyiyah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Program ini berfokus pada pengelolaan growth mindset melalui praktik reflektif kritis sebagai bagian dari pengembangan profesionalisme guru PAUD Aisyiyah.
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh tim dosen dari Program Studi Magister Bimbingan dan Konseling serta Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini UAD. Program tersebut mengangkat tema “Co-creating Learning Model (CCLM): Mengelola Growth Mindset melalui Proses Reflektif Kritis untuk Membangun Identitas Profesionalisme Guru PAUD Aisyiyah berdasarkan Perspektif Kedamaian KH Ahmad Dahlan.”
Program ini didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD dan terselenggara atas kerja sama dengan Majelis PAUD Dasmen Pimpinan Wilayah Aisyiyah DIY. Tim pengabdian diketuai oleh Dr. Wahyu Nanda Eka Saputra, M.Pd., Kons., dengan anggota tim Ega Asnatasia Maharani, M.Psi., Psi., Ph.D., dan Prima Suci Rohmadheny, M.Pd.
Ketua tim pengabdian, Dr. Wahyu Nanda Eka Saputra, M.Pd., Kons., menyampaikan bahwa program ini bertujuan memperkuat pola pikir bertumbuh pada guru PAUD Aisyiyah melalui proses reflektif kritis. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong guru untuk menginternalisasi atribut pendidik yang menjunjung nilai-nilai kedamaian sebagaimana diwariskan dalam pemikiran KH Ahmad Dahlan.
Kegiatan lanjutan berupa praktik reflektif kritis dilaksanakan pada Jumat, 1 dan 7 Mei 2026, bertempat di PAUD Center PWA Majelis PAUD Dasmen DIY dengan mengusung tema “Pola Pikir Bertumbuh.” Kegiatan ini diikuti oleh guru PAUD Aisyiyah yang mewakili lima kabupaten/kota di wilayah DIY. Para peserta mengikuti sesi diskusi, refleksi, dan berbagi pengalaman terkait tantangan serta pengembangan profesionalisme guru PAUD.
“Program ini diselenggarakan sebagai ikhtiar untuk membantu guru PAUD mengembangkan cara pandang yang lebih adaptif dalam menghadapi tantangan perkembangan pendidikan anak usia dini,” ujar Wahyu.
Melalui pendekatan Co-creating Learning Model (CCLM), peserta diajak untuk membangun pemahaman bersama mengenai praktik pembelajaran yang reflektif, kritis, kolaboratif, dan selaras dengan nilai-nilai kedamaian serta keteladanan KH Ahmad Dahlan. Dalam pendekatan ini, guru diposisikan sebagai aktor utama yang memiliki ruang, kesadaran, dan otoritas untuk merefleksikan diri, mengenali kebutuhan pengembangan profesional, serta merancang langkah peningkatan kinerja secara berkelanjutan.
Wahyu menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen UAD dalam berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas guru dan penguatan mutu pendidikan anak usia dini yang berlandaskan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.


