Evaluasi Program RPL PGPAUD FKIP UAD: Menguatkan Kualitas Layanan dan Komitmen terhadap Pembelajaran Sepanjang Hayat
Yogyakarta, 29 Juni 2026 – Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Evaluasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu layanan akademik dan penguatan implementasi pendidikan sepanjang hayat (lifelong learning). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan pelaksanaan RPL sekaligus merumuskan strategi pengembangan program agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Kegiatan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Dosen, pengelola program studi, pimpinan fakultas, hingga pimpinan universitas hadir untuk memberikan masukan konstruktif demi penyempurnaan pelaksanaan RPL di lingkungan PGPAUD.
Acara diawali dengan pengarahan dari Dekan FKIP UAD, Bapak Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Program RPL merupakan salah satu bentuk nyata komitmen universitas dalam memberikan akses pendidikan yang lebih inklusif. Melalui RPL, pengalaman kerja, kompetensi profesional, maupun pembelajaran nonformal yang dimiliki calon mahasiswa dapat diakui sebagai bagian dari proses akademik.
Beliau juga menekankan bahwa kualitas pelaksanaan RPL harus senantiasa dijaga melalui sistem yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada mutu. Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan tetap memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar pendidikan tinggi.
Selanjutnya, Ketua Program Studi PGPAUD, Dr. Riana Mashar, M.Psikolog, memaparkan pelaksanaan Program RPL PGPAUD secara komprehensif. Pemaparan mencakup proses penerimaan peserta, mekanisme asesmen rekognisi, pelaksanaan perkuliahan, hingga berbagai capaian yang telah diraih selama penyelenggaraan program.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan berbagai pengalaman selama implementasi RPL, termasuk tantangan yang dihadapi serta strategi yang telah dilakukan untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai dengan standar mutu akademik. Diskusi yang berlangsung menunjukkan antusiasme peserta dalam memberikan masukan terhadap penyempurnaan sistem, mulai dari proses asesmen, pendampingan mahasiswa, hingga penguatan dokumentasi dan penjaminan mutu.
Puncak kegiatan diisi dengan sesi evaluasi menyeluruh bersama Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Sunardi. Pada sesi ini dilakukan refleksi terhadap pelaksanaan Program RPL dari berbagai aspek, baik akademik maupun tata kelola. Berbagai rekomendasi strategis muncul sebagai hasil diskusi, di antaranya penguatan sistem evaluasi berkelanjutan, peningkatan kualitas layanan kepada mahasiswa RPL, serta optimalisasi koordinasi antarunit agar pelaksanaan program semakin efektif dan responsif terhadap perkembangan kebijakan pendidikan tinggi.
Prof. Sunardi mengapresiasi komitmen PGPAUD FKIP UAD dalam mengembangkan Program RPL sebagai salah satu bentuk inovasi layanan akademik. Menurutnya, evaluasi tidak hanya menjadi sarana untuk menilai capaian program, tetapi juga menjadi ruang belajar bersama dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan.
Kegiatan evaluasi ini menjadi bukti bahwa PGPAUD FKIP UAD terus berupaya menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkala, Program RPL diharapkan semakin mampu memberikan kesempatan bagi para praktisi dan tenaga pendidik untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa mengabaikan pengalaman profesional yang telah mereka miliki.
Dengan semangat kolaborasi dan perbaikan berkelanjutan, PGPAUD FKIP UAD optimistis Program Rekognisi Pembelajaran Lampau akan terus berkembang sebagai salah satu jalur pendidikan yang kredibel, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi pendidik anak usia dini di Indonesia.


